Showing posts with label Kata Bijak. Show all posts
Showing posts with label Kata Bijak. Show all posts

Monday, November 18, 2013

Tipe Wanita Yang Disunnahkan Untuk Dilamar

Posted by with No comments
Karya : Syaikh Hasan Ayyub

Dalam melamar, seorang muslim dianjurkan untuk memperhatikan beberapa sifat yang ada pada wanita yang akan dilamar, diantaranya :

1. Wanita itu disunahkan seorang yang penuh cinta kasih. Maksudnya ia harus selalu menjaga kecintaan terhadap suaminya, sementara sang suami pun memiliki kecenderungan dan rasa cinta kepadanya.
Selain itu, ia juga harus berusaha menjaga keridhaan suaminya, mengerjakan apa yang disukai suaminya, menjadikan suaminya merasa tentram hidup dengannya, senang berbincang dan berbagi kasih sayang dengannya. Dan hal itu jelas sejalan dengan firman Allah Ta'ala,
Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri, supaya kalian cenderung dan merasa tentram kepadanya. Dan Dia jadikan di antara kalian rasa kasih dan saying. (ar-Ruum:21) .


2. Disunahkan pula agar wanita yang dilamar itu seorang yang banyak memberikan keturunan, karena ketenangan, kebahagiaan dan keharmonisan keluarga akan terwujud dengan lahirnya anak-anak yang menjadi harapan setiap pasangan suami-istri.
Berkenaan dengan hal tersebut, Allah Ta'ala berfirman,
Dan orang-orang yang berkata, 'Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa'. (al-Furqan:74) .

Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
Menikahlah dengan wanita-wanita yang penuh cinta dan yang banyak melahirkan keturunan. Karena sesungguhnya aku merasa bangga dengan banyaknya jumlah kalian pada hari kiamat kelak. Demikian hadist yang diriwayatkan Abu Daud, Nasa'I, al-Hakim, dan ia mengatakan, Hadits tersebut sanadnya shahih.


3. Hendaknya wanita yang akan dinikahi itu seorang yang masih gadis dan masih muda. Hal itu sebagaimana yang ditegaskan dalam kitab Shahihain dan juga kiab-kitab lainnya dari hadits Jabir, bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah bertanya kepadanya,

Apakah kamu menikahi seorang gadis atau janda? dia menjawab,"Seorang janda."Lalu beliau bersabda, Mengapa kamu tidak menikahi seorang gadis yang kamu dapat bercumbu dengannya dan ia pun dapat mencumbuimu? .

Karena seorang gadis akan mengantarkan pada tujian pernikahan. Selain itu seorang gadis juga akan lebih menyenangkan dan membahagiakan, lebih menarik untuk dinikmati akan berperilaku lebih menyenangkan, lebih indah dan lebih menarik untuk dipandang, lebih lembut untuk disentuh dan lebih mudah bagi suaminya untuk membentuk dan membimbing akhlaknya.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam sendiri telah bersabda,

Hendaklah kalian menikahi wanita-wanita muda, karena mereka mempunyai mulut yang lebih segar, mempunyai rahim yang lebih subur dan mempunyai cumbuan yang lebih menghangatkan.

Demikian hadits yang diriwayatkan asy-Syirazi, dari Basyrah bin Ashim dari ayah nya, dari kakeknya. Dalam kitab Shahih al_Jami' ash_Shaghir, al-Albani mengatakan, "Hadits ini shahih."


4. Dianjurkan untuk tidak menikahi wanita yang masih termasuk keluarga dekat, karena Imam Syafi'I pernah mengatakan, "Jika seseorang menikahi wanita dari kalangan keluarganya sendiri, maka kemungkinan besar anaknnya mempunyai daya piker yang lemah."

5. Disunahkan bagi seorang muslim untuk menikahi wanita yang mempunyai silsilah keturunan yang jelas dan terhormat, karena hal itu akan berpengaruh pada dirinya dan juga anak keturunannnya. Berkenaan dengan hal tersebut, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

Wanita itu dinikahi karena empat hal: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscahya kamu beruntung. (HR. Bukhari, Muslim dan juga yang lainnya).


6. Hendaknya wanita yang akan dinikahi itu taat beragama dan berakhlak mulia. Karena ketaatan menjalankan agama dan akhlaknya yang mulia akan menjadikannya pembantu bagi suaminya dalam menjalankan agamanya, sekaligus akan menjadi pendidik yang baik bagi anak-anaknya, akan dapat bergaul dengan keluarga suaminya.

Selain itu ia juga akan senantiasa mentaati suaminya jika ia akan menyuruh, ridha dan lapang dada jika suaminya memberi, serta menyenangkan suaminya berhubungan atau melihatnnya. Wanita yang demikian adalah seperti yang difirmankan Allah Ta'ala,

"Sebab itu, maka wanita-wanita yang shahih adalah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminyatidak berada di tempat, oleh karena Allah telah memelihara mereka". (an-Nisa:34) .

Sedangkan dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
"Dunia ini adalah kenikmatan, dan sebaik-baik kenikmatannya adalah wanita shalihah". (HR. Muslim, Nasa'I dan Ibnu Majah).


7. Selain itu, hendaklah wanita yang akan dinikahi adalah seorang yang cantik, karena kecantikan akan menjadi dambaan setiap insan dan selalu diinginkan oleh setiap orang yang akan menikah, dan kecantikan itu pula yang akan membantu menjaga kesucian dan kehormatan. Dan hal itu telah disebutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam hadits tentang hal-hal yang disukai dari kaum wanita.

Kecantikan itu bersifat relatif. Setiap orang mempunyai gambaran tersendiri tentang kecantikan ini sesuai dengan selera dan keinginannya. Sebagian orang ada yang melihat bahwa kecantikan itu terletak pada wanita yang pendek, sementara sebagian yang lain memandang ada pada wanita yang tinggi.

Sedangkan sebagian lainnya memandang kecantikan terletak pada warna kulit, baik coklat, putih, kuning dan sebagainya. Sebagian lain memandang bahwa kecantikan itu terletak pada keindahan suara dan kelembutan ucapannya.

Demikianlah, yang jelas disunahkan bagi setiap orang untuk menikahi wanita yang ia anggap cantik sehingga ia tidak tertarik dan tergoda pada wanita lain, sehingga tercapailah tujuan pernikahan, yaitu kesucian dan kehormatan bagi tiap-tiap pasangan.


Sumber: Fikih Keluarga, Syaikh Hasan Ayyub, Cetakan Pertama, Mei 2001, Pustaka Al-kautsar
tentang-pernikahan.com

Monday, November 11, 2013

SAJAK BULAN MEI 1998 DI INDONESIA

Posted by with No comments
Aku tulis sajak ini di bulan gelap raja-raja
Bangkai-bangkai tergeletak lengket di aspal jalan
Amarah merajalela tanpa alamat
Kelakuan muncul dari sampah kehidupan
Pikiran kusut membentur simpul-simpul sejarah 
O, zaman edan! O, malam kelam pikiran insan!
Koyak moyak sudah keteduhan tenda kepercayaan
Kitab undang-undang tergeletak di selokan
Kepastian hidup terhuyung-huyung dalam comberan 
O, tatawarna fatamorgana kekuasaan!
O, sihir berkilauan dari mahkota raja-raja!
Dari sejak zaman Ibrahim dan Musa Allah selalu mengingatkan bahwa hukum harus lebih tinggi
dari ketinggian para politisi, raja-raja, dan tentara 
O, kebingungan yang muncul dari kabut ketakutan!
O, rasa putus asa yang terbentur sangkur!
Berhentilah mencari Ratu Adil!
Ratu Adil itu tidak ada.
Ratu Adil itu tipu daya!
Apa yang harus kita tegakkan bersama adalah Hukum Adil
Hukum Adil adalah bintang pedoman di dalam prahara 
Bau anyir darah yang kini memenuhi udara menjadi saksi yang akan berkata:
Apabila pemerintah sudah menjarah
Daulat Rakyat apabila cukong-cukong sudah menjarah ekonomi bangsa apabila aparat keamanan sudah menjarah keamanan maka rakyat yang tertekan akan mencontoh penguasa lalu menjadi penjarah di pasar dan jalan raya 
Wahai, penguasa dunia yang fana!
Wahai, jiwa yang tertenung sihir tahta!
Apakah masih buta dan tuli di dalam hati?
Apakah masih akan menipu diri sendiri?
Apabila saran akal sehat kamu remehkan berarti pintu untuk pikiran-pikiran kalap yang akan muncul dari sudut-sudut gelap telah kamu bukakan! 
Cadar kabut duka cita menutup wajah Ibu Pertiwi
Airmata mengalir dari sajakku ini. 

~Ws Rendra~

Sajak ini dibuat di Jakarta pada tanggal 17 Mei 1998 dan dibacakan Rendra di DPR pada tanggal 18 Mei 1998   

Surat Cinta

Posted by with No comments
Kutulis surat ini
kala hujan gerimis
bagai bunyi tambur yang gaib,
Dan angin mendesah
mengeluh dan mendesah,
Wahai, dik Narti,
aku cinta kepadamu !
Kutulis surat ini
kala langit menangis
dan dua ekor belibis
bercintaan dalam kolam
bagai dua anak nakal
jenaka dan manis
mengibaskan ekor serta menggetarkan bulu-bulunya,
Wahai, dik Narti,
kupinang kau menjadi istriku !
Kaki-kaki hujan yang runcing
menyentuhkan ujungnya di bumi,
Kaki-kaki cinta yang tegas
bagai logam berat
gemerlapan menempuh ke muka
dan tak kan kunjung diundurkan
Selusin malaikat
telah turun
di kala hujan gerimis
Di muka kaca jendela
mereka berkaca dan mencuci rambutnya
untuk ke pesta
Wahai, dik Narti
dengan pakaian pengantin yang anggun
bunga-bunga serta keris keramat
aku ingin membimbingmu ke altar
untuk dikawinkan
Aku melamarmu,
Kau tahu dari dulu:
tiada lebih buruk
dan tiada lebih baik dari yang lain...
penyair dari kehidupan sehari-hari,
orang yang bermula dari kata kata
yang bermula dari kehidupan,
pikir dan rasa
Semangat kehidupan yang kuat
bagai berjuta-juta jarum alit
menusuki kulit langit:
kantong rejeki dan restu wingit
Lalu tumpahlah gerimis
Angin dan cinta mendesah dalam gerimis.
Semangat cintaku yang kuta
bagai seribu tangan gaib
menyebarkan seribu jaring
menyergap hatimu
yang selalu tersenyum padaku
Engkau adalah putri duyung tawananku
Putri duyung dengan suara merdu
lembut bagai angin laut,
mendesahlah bagiku !
Angin mendesah selalu mendesah
dengan ratapnya yang merdu.
Engkau adalah putri duyung
tergolek lemas
mengejap-ngejapkan matanya yang indah
dalam jaringku
Wahai, putri duyung,
aku menjaringmu aku melamarmu
Kutulis surat ini
kala hujan gerimis
kerna langit
gadis manja dan manis
menangis minta mainan.
Dua anak lelaki nakal
bersenda gurau
dalam selokan dan langit iri melihatnya
Wahai, Dik Narti
kuingin dikau
menjadi ibu anak-anakku !


Karya penyair besar Ws Rendra

Monday, January 14, 2013

TELAGA HATI DAN GARAM KEHIDUPAN

Posted by with No comments

Seorang pemuda yang tampak sedang gundah gulana duduk termenung di sudut pasar kampung itu. Seseorang yang memperhatikannya dari tadi mendekati dan bertanya, 'Ada masalah apa kiranya dek, hingga terlihat sangat muram begitu?'.

Karena tidak merasa akan ada orang yang memperhatikan dan bertanya kepada dirinya, si pemuda tampak sedikit terkejut. Dia melihat sosok yang bertanya tadi, ternyata seorang pria tua yang tampak dari gayanya adalah seorang musafir yang kebetulan berhenti di pasar tersebut.

'Ah bapak, kaget saya pak' kata si pemuda. 'Iya pak, saya sedang menghadapi masalah yang cukup pelik pak, berat sekali rasanya' lanjutnya. 'Emang kenapa?' Tanya pak tua tersebut. 'Rumit dan berat pak masalah saya'. dan terimakasih banget kalo bapak bersedia mendengar curhat saya pak', timpal si pemuda. Belum sempat si pak tua mengiyakan atau menidakkan kesediaannya untuk mendengar cerita si pemuda tersebut, langsung saja si pemuda mengadukan masalahnya.

'Oops, tunggu dulu dek', kata si pak tua. 'Mohon maaf sekali, bukannya bapak tidak mau mendengar, tapi bapak ingin segera melanjutkan perjalanan pulang ke rumah karena sebentar lagi senja menjelang. Sekedar titip pesan saja, jika masalah adek masih belum selesai hingga esok pagi, bapak bisa sarankan adek untuk menemui seseorang di puncak bukit kedua ke arah Barat kampung ini. Siapa tahu ada seseorang yang bisa membantu adek di sana', jelas si pak tua.

Keesokannya, ternyata si pemuda masih risau dan galau juga akan masalah yang dihadapinya. Ingat pesan si pak tua kemarinnya, maka ia putuskan untuk berangkat ke puncak bukit yang diarahkan oleh si pak tua tersebut. Berangkatlah si pemuda naik bukit, dengan harapan masalahnya bisa diselesaikan.

Bayang-bayang pohon berada persis di bawahnya barulah sampai si pemuda tersebut di puncak bukit. Sayup-sayup adzan Dzuhur terdengar dari mushola kampung bawah. Ditemuinya ada sebuah pondok kecil nan asri bertengger tepat membelakangi pinggir telaga tenang di puncak bukit tersebut.

Dihampirinya pondok nan asri itu, tidak terlihat tanda-tanda ada penghuninya. Sempat terpikirkan oleh si pemuda mungkin saja tidak ada penghuninya, tapi pondoknya terlihat sangat bersih dan terawat. Sedang asyik mengamati pondok, si pemuda terkaget bukan kepalang karena ada yang menyentuh pundaknya dari arah belakang. Begitu menoleh ke belakang, ternyata sosok yang mengagetkannya itu tidak lain tidak bukan adalah pak tua yang ditemuinya di pasar kemarinnya. Ya, pak tua tersebut memang pemilik pondok asri di bukit nan hijau itu. Pak tua baru saja mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat Dzuhur.

'Akhirnya kamu datang juga', kata si pak tua. 'Iya pak, saya minta bantuan agar saya tetap tenang menghadapi semua masalah pak' kata si pemuda setengah merengek cengeng.

Karena pak tua bertindak sebagai tuan rumah, ia mempersilakan si pemuda masuk pondoknya. Mereka sholat berjamaah. Selesai sholat, pak tua menyiapkan 2 buah gelas kosong.

'Pas banget, saya memang sangat haus', si pemuda berbisik sendiri melihat pak tua menyiapkan gelas tersebut. Sesaat kemudian pak tua mengambil teko berisi air dan sebuah guci tanah liat tempat menyimpan semacam butiran putih. 'Mungkin isinya gula pasir,' pikir si pemuda.

Pak tua menuangkan air ke satu gelas hingga penuh, dan langsung meminumnya. Dan mempersilakan si pemuda juga untuk menuangkan air minum untuk dirinya sendiri. Setelah si pemuda mendapatkan gelasnya penuh terisi air, dan segera siap melenyapkan rasa dahaganya di siang yang cerah itu. Namun, belum juga tangannya setinggi dada dengan mendekatkan gelas ke mulutnya. si pak tua menyuruhnya berhenti.

'Tahan dulu dek, ini ada bubuk bagus untukmu', lalu si pak tua merogoh isi guci tanah liat yang dibawanya tadi dan mengeluarkan tangannya dengan genggaman penuh bubuk putih.' Kemudian dimasukkannya ke dalam gelas si pemuda, diaduknya sebentar dengan sendok batang kelapa yang memang dari tadi ada di tatakan dekat mereka duduk lesehan di pondok itu. 'Silakan diminum dek,' pintanya ke si pemuda.

Dan, byyuuuurrr, si pemuda refleks menyemburkan minumannya, karena merasakan rasa aneh, asin sangat dan campur pahit di minuman dengan bubuk putih itu. 'Apa ini pak?' sergap si pemuda ke pak tua. Dengan tenangnya pak tua menjawab, 'Segelas air dengan segenggam garam!'.

'Ya Tuhan, ini bapak tega sekali kasih saya minum air segelas dengan segenggam garam begitu', keluh si pemuda'. Tanya pak tua, 'Gimana rasanya dek?'. 'Ya pake tanya-tanya lagi, bukannya minta maaf', pemuda memberondong pak tua dengan omelannya. 'Jelas-jelas asin campur pait banget', omelannya dalam hati'.

Tidak selesai di situ, pak tua tampaknya memberikan suatu pelajaran yang bernilai buat si pemuda. Disuruhnya pemuda ke belakang pondok untuk mengambil beberapa karung garam yang tersusun di kolong pondok, dan memintanya menuangkan garam-garam itu ke dalam telaga yang memang berada di belakang pondok. Setelah itu disuruhnya pemuda mengaduk-aduk telaga yang cukup luas itu dengan pengayuh perahu yang tertancap di pinggir telaga jernih tersebut.

Setelah merasa cukup teraduk, pak tua meminta si pemuda mengambil air telaga itu segelas penuh, dan menyilakan pemuda untuk meminumnya. 'Wooww segeeer sekali pak, rasanya dingin menenangkan, sangat alami, tidak terasa asin sedikitpun' kata si pemuda.

'Nah demikianlah pelajaran kehidupan untuk mu di siang ini dek', kata pak tua. 'Garam itu adalah masalah kehidupan, dan wadah itu adalah luasnya hatimu, sementara airnya adalah keadaan keseharianmu. Ketika masalah kehidupanmu hanya segenggam, tapi kau simpan dalam hati yang hanya seluas gelas, maka rasanya sangat asin dan campur pahit. Tapi kalaupun 'garam' atau masalah kehidupanmu berkarung-karung, tapi kau bisa menyiapkan hatimu seluas telaga atau lebih untuk menampung masalah itu maka air kehidupanmu tetap saja terasa jernih dan enak.'

'Kini kembalilah ke kampung mu, ke kehidupan nyata mu, biarlah berkarung-karung garam kehidupan itu datang, kau akan tetap bisa menikmati air kehidupanmu dengan enak karena keluasan wadah hatimu. jadi bukan banyak garamnya yang jadi masalah, tapi keluasan hati kitalah yang jauh lebih penting. Sementara itu saja dulu bekal dariku', tutup pak tua di penjelasannya yang sangat filosofis itu.

Si pemuda pun turun bukit dan kembali ke kampungnya. Sejak itu si pemuda berubah menjadi pemuda yang periang, selalu semangat dan penuh percaya diri dalam mengarungi kehidupannya.

Semoga kisah penuh hikmah ini dapat menginspirasi kita untuk bisa memiliki keluasan telaga hati tak berbatas. Semoga Allah menguatkan. Aamiin

Tuesday, December 25, 2012

Mengharap Cintamu

Posted by with No comments

Jangan kau biarkan cintamu mengendap dalam ruang bisu
Yang akan membuatmu menjadi tak kuasa tuk melawanya
Katakanlah dalam hatimu bahwa sejujurnya hanya cinta semu yangengkau luahkan lewat selembar angan-anganku

Ku coba bersabar terima semua ini dengan ketulusan cintaku
Kelak engkau akan mengerti arti diriku untukmu

Walau kepedihan sering kali engkau jatuhkan kepada rasaku, yang begitu tulus mencintaimu
aku hanya minta sedikit perasaanmu
dan mencoba mengerti akan isi hatiku yang lemah dan tiada mau terus kau sakiti

Aku mengharapkanmu, dan mengharapkan kasih cinta dan sayangmu
Walaupun berat yang harus engkau terima bahwa semua itu butuh waktumu tuk mencintaiku

Tapi aku yakin bahwa semua ini cobaan untukku untuk selalu bertahan kepada cintamu yang setiap waktu hadir dan menyapa dalam mimpi indahku
Dan dalam mimpi itu adalah gambaran raut senyummu yang tulus dan penuh kasih dan sayang

Ku harap bukalah hati keras dan egomu tuk katakan yang sebenarnya bahwa engkaupun begitu tulus mencintaiku apa adanya

Salam santunku

By : Camar Samudera

MALAIKAT PENGHANTAR SURAT

Posted by with No comments
Malaikatku, pengantar
suratku..
Sampaikanlah kerinduanku
untuk dia.
Berikanlah foto yang
kusematkan di surat itu
untuknya.
Agar dia tahu, di sini aku
baik baik saja.
Ceritakanlah padanya..
kisah tentang seorang anak
kecil yang rapuh,
Yang kini telah menjadi pria
dewasa yang mampu
menghadapi rasa takutnya.
Senandungkan lagu yang
kutulis sebagai pertanda
bahwa aku
mencintainya.
Dia adalah kekasihku..
Cahaya yang sempurna
untukku..
Sebuah alunan merdu yang
mungkin berbalik semu,
namun akan
selalu terjalin manis di
dalam hatiku.
Kisah kami mungkin
berakhir..
Namun asa akan kutahan
dalam tahta indah walau
terhalang
gerbang hampa seonggok
pusara.
Malaikatku, antarkanlah
suratku..
Pergilah ke surga tuhan dan
berikan selembar harapan
yang
kurangkum dalam sebuah
tulisan.
Antarkanlah surat cinta itu
padanya..
Agar dia bisa tersenyum
saat membacanya..
Karena dia akan tahu,
bahwa di sini, kekasihnya
masih menjaga cinta
yang dia titipkan padanya.
Agar dia mengerti,
Bahwa orang yang
memujanya masih di sini
untuk bertahan dan
menanti.
Menanti saat berjumpa
dengannya..
Di surga..

Ampuni aku TUHAN jika aku sering mengeluh

Posted by with No comments
aku tau masalah yang aku hadapi sekarang ini
aku tak tahu apa yang harus kuperbuat sekarang
kadang aku sampai mengeluh pada TUHAN.....
ampuni aku TUHAN jika aku sering mengeluh
aku percaya stiap butir permasalahanku saat ini.......
pasti ada hikmah untuk kajian dihari esok
stiap masalah didalam hidupku hanya pelajaran dariMu
agar aku kuat dihari nanti
aku percaya banget distiap masalah yg aku had
api sekarang...
membuat ak semakin tau keindahan hidup itu apa......
didalam terpaan badai masalahku ini aku hanya sanggup berandai-andai
andai saja...
andai saja...
andai saja....
tapi.......
apa yang bisa aku perbuat setelah masalah itu datang padaku????
waktu tak akan kembali stelah smua berlalu
mulai sekarang aku harus berkomitmen dengan diriku sendiri
menghibur diriku sendiri....
dan menatap langkah selanjutnya dihari esok
aku sadar jika aku berlarut dalam kesedihan....
tak akan merubah keadaan...
ak optimis menyongsong kebahagiaan yang TUHAN sediakan bagiku dihari esok
terima kasih TUHAN atas pelajaran hari ini....

Friday, December 7, 2012

Wahai anakku

Posted by with No comments


Wahai anakku
Mari berpikir dengan akal sehat
Mari berpikir dengan akal waras
Mari berpikir dengan hati yang jernih
Kalau memang hanya golongan sunni yang benar
Apakah golongan lain harus kita musuhi dan kita jauhi?
Padahal islam menganjurkan kepada kita
Agar selalu menyambung tali silatur rahmi
Wahai anakku
Kalau memang hanya golongan syi’ah yang benar
Apakah golongan lain harus kita benci dan caci maki?
Padahal islam mengajarkan kepada kita
Agar selalu tawaashou bil haqqi wa tawaashou bis shobri
Wahai anakku
Kalau memang hanya golonganmu yang benar
Apakah golongan lain harus kita perangi?
Padahal Allah telah mengajarkan kepada kita
Bahwa kita dijadikan berbeda agar untuk saling mengenal
Wahai anakku
Kalau memang hanya golonganmu yang benar
Apakah surga disediakan hanya untuk golonganmu saja?
Padahal Allah telah berfirman
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholeh
Baginya surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya
Itulah kebahagian yang amat besar
Wahai anakku
Mari berpikir dengan akal sehat
Mari berpikir dengan akal waras
Mari berpikir dengan hati yang jernih
Mari menjadi golongan orang yang beriman dan beramal sholeh.

Arti cinta Yg Terpendam

Posted by with No comments


Cinta
Dapatkah hati mentafsir mimpi
Berlari-lari mengejar memori
Mengikat kasih jalinan suci
Membakar jiwa yang penuh arti

Cinta
Mimpi hanya mainan malam
berlalu pergi
Tatkala fajar menghulur realiti
Menghurai makna di kamar hati
Menemani diri menangisi sepi

Cinta
Ikatan cinta yang sekian lama
Kian pudar di mamah usia
Dingin kasihmu jelas nyata
Diriku sandaran dikala duka
Lantaran dirimu bermain kata
Menjemput diriku Merangkak ke
dunia nyata
Mengenal istilah sebuah cinta
yang terpendam

Cinta
Suara hati memaksa diriku
Merantai jiwa yang penuh sangsi.
Membangun sepi di tembok hati.
Mendekapi rindu mengalun puisi.
Mengungkap setia di jendela janji
Sebuah kepastian cinta harus
diukiri

Jangan pernah putus asa dan merasa sendiri

Posted by with No comments


Terkadang Kamu merasa tidak kuat
menghadapi cobaan yg begitu dahsyat
Setiap kali Kamu merasa sangat kehilangan
Setiap kali Kamu merasa begitu sendirian
semua yang kau lihat hanyalah kegelapan
dan rasa kehilangan yang begitu menyakitkan

Jangan pernah putus asa dan merasa sendiri
dalam mengarungi gelombang kehidupan ini
Jika kamu merasa tidak bisa bangkit kembali
dan kamu tidak mampu melihat jalan terbaik saat ini
yakinlah bahwa Tuhan selalu ada dimana kamu berdiri

Jika Allah berkehendak maka kamu akan menemukan jalanmu
Jika Allah berkehendak maka segalanya akan mudah untukmu
Jika Allah berkehendak maka tiada rasa gelisah didadamu
Jika Allah Berkehendak maka segalanya sesuai harapanmu

Tatkala kamu melakukan satu kesalahan
Janganlah kamu pernah kehilangan harapan
taubatlah kepadanya tuhan yang maha bijaksana
angkatlah tanganmu memohon ampunan darinya

Jangan putus asa dan kehilangan kepercayaanmu
Sebab Allah SWT itu selalu ada di sampingmu
Insya Allah kamu akan menemukan jalanmu
Insya Allah kamu akan menemukan jalanmu

kembalilah kepada sang maha pencipta
Dia yang tidak pernah jauh dari kita
percayalah padanya dan jangan pernah ragu
berdoalah,Ya Allah bimbinglah langkahku
jangan biarkan aku tersesat dan berpaling darimu
karna hanya Kau satu-satunya yang menunjukkan jalan hidupku

Tuesday, December 4, 2012

Bila Masa Didunia Sirna

Posted by with No comments

Dengan bismillah syair digubah
Bercerita tentang sebuah kisah
Perjalanan akhir dari arwah
Setelah hayat, jasad terpisah
Tiada terukir senyum Izrail
Merampas nyawa dengan jahil
Fulan terengah serta menggigil
Tercekik suara memanggil-manggil
Arak awan semakin hitam
Petir menyambar tampak geram
Inikah namanya akhir kalam
Redup cahaya mulai tenggelam
Kini fulan telah kembali
Menghadap kepada sang Ilahi
Semasa hidup amatlah keji
Tiada peduli kanan kiri
Sesal merayap didalam dada
Namun semua sia-sia
Masa didunia telah sirna
Keluh kesah tiada berguna

Bila dunia telah wafat
Berkumpul pula segala umat
Disuatu tempat alam akhirat
Menimbang pahala dosa dibuat
Hari berkumpul ditengah Mahsyar
Bertanya-tanya akan kabar
Dimana hayat akan dilempar
Akankah ditengah unggun berkobar
Terik mentari hanya sejengkal
Wajah sayu tampak kumal
Menjinjing gontai kitab amal
Tertunduk-tunduk penuh sesal
Sadarlah akan adanya jahim
Jauhi diri berperangai lalim
Agar selamat meniti Siratulmustaqim
Hiduplah dengan tabi’at alim
Kunjungi Mahsyar dengan senyuman
Ikutlah pada langkah Ridwan
Berbekal pada segala amalan
Berbahagia menuju pintu peraduan

Aku Hanyalah Sampah Busuk Yang Terbungkus

Posted by with No comments

Tatkala kudatangi sebuah cermin,
Tampak sesosok yang sudah lama kukenali,
Namun ANEH,
Sesungguhnya aku belum
mengenal siapa yang kulihat.

Tatkala kutatap wajah,hatiku bertanya
apakah wajah ini yang kelak kan bercahaya,
bersinar indah di syurga sana?

Ataukah wajah ini yang akan hangus legam di neraka Jahanam??

Tatkala kutatap mataku,galau hatiku bertanya...
Mata inikah yang akan menatap penuh kelazatan dan kerinduan
menatap Allah,menatap Rasulullah...
menatap kekasih Allah kelak??

Ataukah mata ini yang akan terbeliak.melotot,menganga terburai
menatap neraka jahanam...

Wahai mata,apa gerangan yang kau tatap selama ini??

Tatkala kutatap mulut,apakah mulut ini yang akan
mendesah penuh kerinduan mengucap LAAILAHA ILLALLAH
saat malaikat maut datang menjemput...
ataukah menjadi mulut menganga dengan lidah terjelir dengan
lengking jeritan pilu, yang akan menggugah sendi-sendi setiap pendengar,
ataukah menjadi mulut pemakan buah zaqqum Jahanam, yang getir menghunus penghancur usus...

Apa yang engkau ucapkan wahai mulut yang malang?!
Berapa banyak hari yang remuk dengan pisau kata-katamu yang menghiris tajam,
berapa banyak kata-kata yang manis semanis madu yang engkau ucapkan untuk menipu...?!

Betapa jarang engkau jujur,
betapa langkanya engkau menyebut nama Tuhanmu dengan tulus
betapa jarangnya engkau syahdu memohon agar Tuhanmu mengampuni segala dosa yang telah kau perbuat?!

Tatkala kutatap tubuhku,apakah tubuh ini
yang kelak kan penuh cahaya,bersinar,bersukacita,bercengkerama di syurga sana?
Ataukah tubuh yang akan tercabuk-cabuk hancur mendidih di dalam lahar membara Jahanam,
terpasung tanpa ampun,derita yang takkan pernah berakhir...

Wahai tubuh,
berapa banyak maksiat yang engkau lakukan...?
berapa banyak orang yang engkau dzalimi dengan tubuhmu...?
berapa banyak hambamu hamba-hamba Allah yang lemah
yang engkau tindas dengan kekuatanmu?!

Wahai tubuh,
seperti apakah isi gerangan hatimu?
Apakah isi hatimu sebagus kata-katamu,
atau sebagus daki yang melekat ditubuhmu?
Apakah hatimu seindah penampilanmu
atau sebusuk kotoranmu?!

Betapa berbeda,
apa yang nampak dalam cermin dengan apa yang tersembunyi...
Betapa aku telah tertipu...
Aku tertipu oleh topeng...
Betapa yang kulihat selama ini hanyalah topeng,
betapa pujian yang terhambur hanyalah memuji topeng,
betapa yang indah ternyata hanyalah memuji topeng...

Sedangkan aku,
hanyalah selonggok sampah busuk yang terbungkus...
Aku tertipu...
Aku malu...
Aku tertipu ya Allah...
Allah...! Selamatkanlah aku...

Keangkuhan dan Keegoisan Kalian

Posted by with No comments

Aku merasa paling hebat
Ketika mendapat ilmu
Dari seorang ulama besar
Aku bangga timbul sifat sombong angkuhku

Alangkah bodahnya aku jika tak kumanfaatkan
Tuk popularitasku, hitung-hitung bisa jadi anggota DPR
Guruku tak pernah melatihku untuk takut dengan Allah
Dia hanya bilang kalau kamu salah bertobatlah
Guruku tak pernah melatihku
Apa itu sebenarnya perbuatan baik
Yang diajarkan hanya hukum saja
Tapi bimbingan secara spritual tidak

Jika kelak aku korupsi atau melacurkan
diri pada jabatan aku tak salah
Beribu-ribu ulama terlibat di sana
Tak satu pun ikhlas memikirkan umat
Di tepi jalan kulihat wanita penjaja cinta
Tapi tak satu pun ulama yang lewat menginsafkan
mereka dan memberi kekuatan hati untuk berubah

Dalam renunganku, siapa yang aku jahati?
Aku atau Allah? Aku sangat malu
Yang diajarkan tak bisa akal perbuatanku cerna, karena sang guru terlalu sibuk akan kepentingan pribadi tapi lupa tujuan dasar kenapa aku harus dilatihnya
Karena tiada satu pun contoh terpuji
Seperti yang kubaca pada sejarah
Perilaku para sahabat nabi, atau pun
perilaku terpuji dan bijak
Dari seorang lukmanulhakim
Yang banyak dijadikan contoh
Dalam perbuatan landasan iman
Dalam perilaku yang nyata

Monday, December 3, 2012

Kumpulan Kata Bijak

Posted by with No comments
Meski kenyataan telah merenggut kamu dari aku, aku terima. Karena, kenyataan pula yang telah memepersatukan kita dulu.

Mencintaimu bagaikan aku bernafas. Takkan pernah berakhir bahkan setelah aku mati.

membayangkan kondisi orang lain itu selalu lebih mudah dari pada menjalaninya sendiri

Cinta tidak hanya menyanjungnya disaat dia jaya tetapi juga membantunya bangkit ketika ia terjatuh :)

kata orang, cinta itu mesti berkorban...

Aku emang ga sempurna, tp tolong kasih aku kesempatan buat buktiin kalo aku bisa mencintai kamu secara sempurna :)

Semua jatuh pasti memar memar, tapi ada jatuh yang membuat berdebar debar dan tersenyum lebar, jatuh cinta kepadamu sayang

Kalau pun aku harus menghabiskan waktuku untuk merindukanmu, aku mau.

Hapus dukamu, hilangkan sedihmu, yakin saja Tuhan itu slalu menjagamu, dan dekat denganmu, dekat sekali...

Jika kamu tidak bisa menerima pendapat org lain! cukup hargailah dengan tersenyum

Aku akan mencoba untuk menikmati rasa sakit ini, agar aku bisa terbiasa jika tersakiti lagi.

masa depan kamu tergantung pada banyak hal, tapi kebanyakan tergantung kepada kamu sendiri

tak apa aku tak memilikimu, sebab aku memiliki Tuhan yang mampu menciptakan orang yang jauh lebih baik untukku...

Tahukah kamu, disetiap masalah, di semua kesedihanmu selalu ada Tuhan yang mengajarimu dan menjagamu?

mungkin kepergianmu adalah 1 syarat untuk mendatangkan dia yang terbaik...

Nggak perlu menjadi nomor 1 bagi orang lain, cukup menjadi yang terbaik untuk dirimu sendiri

saat kamu merasa dalam kondisi yang sangat terpuruk, yang perlu kamu lakukan adalah mensyukuri apa yang kamu miliki

Betapa pun sulitnya keadaan, bersabarlah karena engkau berada dalam penglihatan Tuhan

gk ada gunanya nginget masa lalu jalanin ajh yg ada didpn mata dan untuk massa depan

Masalah adalah cara Tuhan untuk membuatmu dewasa, jangan lari dari mereka tapi hadapilah. Hanya mereka yg membuatmu bijaksana.

Teman mungkin datang dan pergi, dan keluarga mungkin tak selalu ada untukmu, tapi tak peduli apapun itu, Tuhan selalu bersamamu.

Sahabat adalah seseorang yg slalu ada disampingmu, yg sabar mendengarkan keluh kesahmu, dan bersedia menemanimu menjalani hidup.

Jangan berhenti berupaya ketika menemui kegagalan. Karena kegagalan adalah cara Tuhan mengajari kita tentang arti kesungguhan.

Kamu tak akan bisa mendapatkan yang kamu inginkan jika kamu terlalu sibuk mengeluhkan apa yang telah kamu miliki. Bersyukurlah!

kaum optmis adalah merka yang melihat lampu hijau di semua tempat, sedangkan kaum pesmis hanya melihat lampu merah dimana-mana

hidup itu pilihn. Tpi utk memilih yg baik, kamu harus tahu siapa diri kmu, apa yg kamu perjuangkan, kemana tujun kamu & mengapa kamu ke sana

Jangan terus tangisi sesuatu yg bukan milikmu lagi. Kamu tak akan temukan bahagia jika kamu tak mampu bertahan dari sebuah luka.

Dlm cinta, temukan dia yg tak takut mengakui bahwa dia merindukanmu. Dia yg tahu kamu tak sempurna, tapi memperlakukanmu sempurna.

Dalam hidup, kadang meskipun kamu cukup baik tuk memaafkan seseorang, kamu juga harus cukup pintar tuk tak mempercayainya lagi.

Dia yg mengeluh adalah dia yg tak pernah bisa bersyukur, padahal tanpa ia sadari, karunia dari Tuhan telah ia nikmati setiap hari.

Tak perlu yg sempurna tuk hidupmu. Carilah seseorang yg bangga & bahagia memilikimu, yg akan lakukan apapun tuk hanya bersamamu.