Showing posts with label Cerpen Sedih. Show all posts
Showing posts with label Cerpen Sedih. Show all posts

Friday, November 22, 2013

Gugur

Posted by with No comments
Ia merangkak di atas bumi yang dicintainya Tiada kuasa lagi menegak Telah ia lepaskan dengan gemilang pelor terakhir dari bedilnya Ke dada musuh yang merebut kotanya
Ia merangkak di atas bumi yang dicintainya Ia sudah tua luka-luka di badannya
Bagai harimau tua susah payah maut menjeratnya Matanya bagai saga menatap musuh pergi dari kotanya
Sesudah pertempuran yang gemilang itu lima pemuda mengangkatnya di antaranya anaknya Ia menolak dan tetap merangkak menuju kota kesayangannya
Ia merangkak di atas bumi yang dicintainya Belumlagi selusin tindak mautpun menghadangnya. Ketika anaknya memegang tangannya ia berkata : ” Yang berasal dari tanah kembali rebah pada tanah. Dan aku pun berasal dari tanah tanah Ambarawa yang kucinta Kita bukanlah anak jadah Kerna kita punya bumi kecintaan. Bumi yang menyusui kita dengan mata airnya. Bumi kita adalah tempat pautan yang sah.
 
Bumi kita adalah kehormatan. Bumi kita adalah juwa dari jiwa. Ia adalah bumi nenek moyang. Ia adalah bumi waris yang sekarang. Ia adalah bumi waris yang akan datang.” Hari pun berangkat malam Bumi berpeluh dan terbakar Kerna api menyala di kota Ambarawa
Orang tua itu kembali berkata : “Lihatlah, hari telah fajar ! Wahai bumi yang indah, kita akan berpelukan buat selama-lamanya ! Nanti sekali waktu seorang cucuku akan menacapkan bajak di bumi tempatku berkubur kemudian akan ditanamnya benih dan tumbuh dengan subur Maka ia pun berkata : -Alangkah gemburnya tanah di sini!”
Hari pun lengkap malam ketika menutup matanya
W.S Rendra    

Monday, November 11, 2013

Surat Cinta

Posted by with No comments
Kutulis surat ini
kala hujan gerimis
bagai bunyi tambur yang gaib,
Dan angin mendesah
mengeluh dan mendesah,
Wahai, dik Narti,
aku cinta kepadamu !
Kutulis surat ini
kala langit menangis
dan dua ekor belibis
bercintaan dalam kolam
bagai dua anak nakal
jenaka dan manis
mengibaskan ekor serta menggetarkan bulu-bulunya,
Wahai, dik Narti,
kupinang kau menjadi istriku !
Kaki-kaki hujan yang runcing
menyentuhkan ujungnya di bumi,
Kaki-kaki cinta yang tegas
bagai logam berat
gemerlapan menempuh ke muka
dan tak kan kunjung diundurkan
Selusin malaikat
telah turun
di kala hujan gerimis
Di muka kaca jendela
mereka berkaca dan mencuci rambutnya
untuk ke pesta
Wahai, dik Narti
dengan pakaian pengantin yang anggun
bunga-bunga serta keris keramat
aku ingin membimbingmu ke altar
untuk dikawinkan
Aku melamarmu,
Kau tahu dari dulu:
tiada lebih buruk
dan tiada lebih baik dari yang lain...
penyair dari kehidupan sehari-hari,
orang yang bermula dari kata kata
yang bermula dari kehidupan,
pikir dan rasa
Semangat kehidupan yang kuat
bagai berjuta-juta jarum alit
menusuki kulit langit:
kantong rejeki dan restu wingit
Lalu tumpahlah gerimis
Angin dan cinta mendesah dalam gerimis.
Semangat cintaku yang kuta
bagai seribu tangan gaib
menyebarkan seribu jaring
menyergap hatimu
yang selalu tersenyum padaku
Engkau adalah putri duyung tawananku
Putri duyung dengan suara merdu
lembut bagai angin laut,
mendesahlah bagiku !
Angin mendesah selalu mendesah
dengan ratapnya yang merdu.
Engkau adalah putri duyung
tergolek lemas
mengejap-ngejapkan matanya yang indah
dalam jaringku
Wahai, putri duyung,
aku menjaringmu aku melamarmu
Kutulis surat ini
kala hujan gerimis
kerna langit
gadis manja dan manis
menangis minta mainan.
Dua anak lelaki nakal
bersenda gurau
dalam selokan dan langit iri melihatnya
Wahai, Dik Narti
kuingin dikau
menjadi ibu anak-anakku !


Karya penyair besar Ws Rendra

Friday, December 7, 2012

Ujung Hidup Sherly Diantara 1001 Burung Kertas

Posted by with No comments

Andre dan Sherly adalah
sepasang kekasih yang serasi
walaupun keduanya berasal dari
keluarga yang jauh berbeda latar
belakangnya. Keluarga Sherly
berasal dari keluarga kaya raya
dan serba berkecukupan,
sedangkan keluarga Andre
hanyalah keluarga seorang
petani miskin yang
menggantungkan kehidupannya
pada tanah sewaan.
Dalam kehidupan mereka
berdua, Andre sangat mencintai
Sherly. Andre telah melipat 1000
buah burung kertas untuk Sherly
dan Sherly kemudian
menggantungkan burung-
burung kertas tersebut pada
kamarnya. Dalam tiap burung
kertas tersebut Andre telah
menuliskan harapannya kepada
Sherly. Banyak sekali harapan
yang telah Andre ungkapkan
kepada Sherly. “Semoga kita
selalu saling mengasihi satu
sama lain”,”Semoga Tuhan
melindungi Sherly dari
bahaya”,”Semoga kita
mendapatkan kehidupan yang
bahagia”,dsb. Semua harapan itu
telah disimbolkan dalam burung
kertas yang diberikan kepada
Sherly.
Suatu hari Andre melipat burung
kertasnya yang ke 1001. Burung
itu dilipat dengan kertas
transparan sehingga kelihatan
sangat berbeda dengan burung-
burung kertas yang lain. Ketika
memberikan burung kertas ini,
Andre berkata kepada Sherly:
“Sherly, ini burung kertasku
yang ke 1001. Dalam burung
kertas ini aku
mengharapkan adanya
kejujuran dan keterbukaan
antara aku dan kamu. Aku
akan segera melamarmu dan
kita akan segera menikah.
Semoga kita dapat mencintai
sampai kita menjadi kakek
nenek dan sampai Tuhan
memanggil kita berdua ! “
Saat mendengar Andre berkata
demikian, menangislah Sherly. Ia
berkata kepada Andre:
“Ndre, senang sekali aku
mendengar semua itu, tetapi
aku sekarang telah
memutuskan untuk tidak
menikah denganmu karena
aku butuh uang dan
kekayaan seperti kata orang
tuaku!”
Saat mendengar itu Andre pun
bak disambar geledek. Ia
kemudian mulai marah kepada
Sherly. Ia mengatai Sherly matre,
orang tak berperasaan, kejam,
dan sebagainya. Dan Akhirnya
Andre meninggalkan Sherly
menangis seorang diri.
Andre mulai terbakar
semangatnya. Ia pun bertekad
dalam dirinya bahwa ia harus
sukses dan hidup berhasil. Sikap
Sherly dijadikannya cambuk
untuk maju dan maju. Dalam
Sebulan usaha Andre
menunjukkan hasilnya. Ia
diangkat menjadi kepala cabang
di mana ia bekerja dan dalam
setahun ia telah diangkat
menjadi manajer sebuah
perusahaan yang bonafide dan
tak lama kemudian ia
mempunyai 50% saham dari
perusahaan itu. Sekarang tak
seorangpun tak kenal Andre, ia
adalah bintang kesuksesan.
Suatu hari Andre pun berkeliling
kota dengan mobil barunya.
Tiba-tiba dilihatnya sepasang
suami-istri tua tengah berjalan di
dalam derasnya hujan. Suami istri
itu kelihatan lusuh dan tidak
terawat. Andre pun penasaran
dan mendekati suami istri itu
dengan mobilnya dan ia
mendapati bahwa suami istri itu
adalah orang tua Sherly.
Andre mulai berpikir untuk
memberi pelajaran kepada kedua
orang itu, tetapi hati nuraninya
melarangnya sangat kuat. Andre
membatalkan niatnya dan ia
membuntuti kemana perginya
orang tua Sherly.
Andre sangat terkejut ketika
didapati orang tua Sherly
memasuki sebuah makam yang
dipenuhi dengan burung kertas.
Ia pun semakin terkejut ketika ia
mendapati foto Sherly dalam
makam itu. Andre pun bergegas
turun dari mobilnya dan berlari
ke arah makam Sherly untuk
menemui orang tua Sherly.
Orang tua Sherly pun berkata
kepada Andre:
”Ndre, sekarang kami jatuh
miskin. Harta kami habis
untuk biaya pengobatan
Sherly yang terkena kanker
rahim ganas. Sherly
menitipkan sebuah surat
kepada kami untuk
diberikan kepadamu jika
kami bertemu denganmu.”
Orang tua Sherly menyerahkan
sepucuk surat kumal kepada
Andre.
Andre membaca surat itu.
“Ndre, maafkan aku. Aku
terpaksa membohongimu.
Aku terkena kanker rahim
ganas yang tak mungkin
disembuhkan. Aku tak
mungkin mengatakan hal ini
saat itu, karena jika itu aku
lakukan, aku akan
membuatmu jatuh dalam
kehidupan sentimentil yang
penuh keputus-asaan yang
akan membawa hidupmu
pada kehancuran. Aku tahu
semua tabiatmu Ndre,
karena itu aku lakukan ini.
Aku mencintaimu
Ndree “
Setelah membaca surat itu,
menangislah Andre. Ia telah
berprasangka terhadap Sherly
begitu kejamnya. Ia pun mulai
merasakan betapa hati Sherly
teriris-iris ketika ia
mencemoohnya, mengatainya
matre, kejam dan tak
berperasaan. Ia merasakan
betapa Sherly kesepian seorang
diri dalam kesakitannya hingga
maut menjemputnya, betapa
Sherly mengharapkan
kehadirannya di saat-saat penuh
penderitaan itu. Tetapi ia lebih
memilih untuk menganggap
Sherly sebagai orang matre tak
berperasan. Sherly telah
berkorban untuknya agar ia
tidak jatuh dalam keputusasaan
dan kehancuran.
Sungguh sangat mengharukan.

Sebuah Cerita Sedih yang amat
sangat menyentuh hati. Semoga
kita semua dapat mengambil
hikmah dibalik Kisah Cinta Andre
dan Sherly tersebut, yang
merupakan Cerita Cinta Anak
Remaja yang Sangat
menyedihkan

Monday, December 3, 2012

Jangan Menangis Karena Putus Cinta

Posted by with No comments
Percakapan seorang Ustazah dengan wanita Yang
baru putus cinta

YANG LIKE SEMOGA DAPAT JODOH SETIA ...!!!

Ustazah ::Ukhti kamu kenapa kok selalu menetes
kan air mata ??

Jawab W::Engak Kenapa Buk saya Hanya
memikirkan seseuatu

Ustazah ::Apa itu Ukhti ceritalah sama Ibuk Insya
ALLAH kalau
ALLAH mengkehendaki Ibu akan membantu
kamu ...

Jawab W::Ngak Buk saya Hanya Memikirkan
seseorang
...
Ustazah ::Siapa Yang ukhti Pikirkan Orang Tua
Ukhti Ya ?

Jawab W::Ngak Buk ...!!!

Ustazah ::Jadi siapa Ukhti ngak Usah sungkan
sungkan Mengatakan
NYa pada saya ........

Jawab ::Begini buk saya Baru di putuskan
seseorang
Padahal saya Begitu mencintai nya Tapi saya Tak
menyangka
dia Tinggalkan diriku Begitu saja ..............
Ustazah ..Astaqfirrulla h Ukhti nyebut ukhti
betapa
sayang nya air mata ukhti yang keluarkan hanya
untuk
lelaki yang belum Halal Bagi ukhti...

Air mata itu di berikan ALLAH kepada kita Bukan
Untuk
Menangisi kepergian seseorang Yang belum Halal
Bagi kita Ukhti

Tapi Air Mata Itu di berika ALLAH
kepada ....Untuk meneteskan
Nya di saat Kita memohon pada nya .di saat kita
sadari Betapa
Banyak dosa dosa Yang Kita Buat selama Kita
HIdup dunia Fana Ini Ukhti

Bukankah Ukhti tau Jodoh Rizki Maut ALLAH Yang
menentukan nya ??
Jika Ukhti Tau Ini mengapa Lagi Ukhti
meneteskan Air mata
Karna kepergian Orang Itu ,,,

PadaHal kepergian Orang Yang melahirkan Atau
Menjaga
Kita mulai lahir ,ALLAH melarang Kita
MENeteskan AIR MATA ?
Udah ukhti mendingan Ukhti Ambin air Wuhduk
Yok kita sholat
Agar Hati ukhti Tenang

Jawab w::: makasih buk dengan kata Kata Ibuk
Hati ini
Mulai Menyadari ,,Apa Artinya Hidup ini Makasih
Ibu

Ustazah ::Jangan Berterima kasih sama saya Ukhti
Tapi
Beterima kasihlah pada ALLAH TA'ALA karna
dialah mengirikan
saya kedunia ini ...........Yok Ukhti kita sholat dulu
Dengan Hati Yang senang wanita itupun Bergegas
mengambil
Air wuhduk nya dan sholat Bersama Ustazah
itu ....
selesai sholat Dan ustazah itu pun Membirikan
Arahan demi Arahan
Pada wanita Tersebut ..Akhirnya wanita Itu Tak
mengingat Laki laki
Yang meninggalkan nya Itu

Soreku Kelam

Posted by with No comments

soreku kelam..
Bersama terpaan hanyut alam yang terburai dengan alunan sendu berganti wajah dengan malam..
Burung pandai bermain dengan sayap yang selalu bebas untuk beralun dengan irama nada angin senja yang indah..

Berkolaborasi besama ombak pantai yang sungguh menghempaskan suara yang begitu menakutkan..
Seakan diri ini tenggelam dalam lamunan panjang yang tak pernah usang di setiap detak jantung yang berdegub..

Kapan dan harus sampai kapan angan ini akan kugapai..
Ah..
Rasanya aku tidak sanggup untuk menopangnya lagi..
Alunan angin terus bernyanyi..
dan burung terus menari bersama kepakan sayap yang indah..
Ah..

Apakah aku bisa memetik satu arti dari hal pantai yang kutempati saat ini..?
Lama ku terdiam di sudut belantara pantai ini dengan harapan damai yang ingin ku tuai..
Sesaat ku tersadar dengan hembusan angin kencang..

Seakan ingin marah kepadaku..
tapi aku tdak bisa mengerti dengan bahasa angin itu..
aku coba untak memahami hempasan amarah angin kepadaku..
Sesaat aku tertuju lekat dengan kapal kecil yang terdampar..
Ku coba artikan semua ini..
Ternyata aku bisa memahami sedikit arti pantai ini..
Angin itu mengisaratkan kepadaku..
Janganlah kau pandang remeh kapal kecil itu..
tapi cobalah kau pahami dayanya mengalun mengikuti alunan ombak, menjaga tapi bertahan dengan hempasan amarahku..

Coba kau bandingkan dengan hidupmu..
Apakah kau mau berputus asa dengan karna tidak tahan dengan alunan hidup ini..?
Gunakanlah akal fikiranmu untuk menuju hidup yang kau dambakan..
juga keseimbangan, turuti alunan kmana yang hrus kau ambil, kepakkan sayapmu seperti burung yang trbang..

Sesaat ku terbangun dengan linangan air mata tanpa sadar keluar membisahi pipiku..
Ku arungi isi hatiku yang sangat rapuh..
Ya itu adalah kata semangat yang pantas buat diri ini..

Sekian Lama Kita Bersama

Posted by with No comments
kadang aku berpikir tuk meninggalkan mu
kadang aku ingin mengingkari semua janji antara kau dan aku
karna jika tetap bersama mu rasa nya aku sakit
jika tetap berjanji setia pada mu aku selalu merasa kecewa

entah apa yang kurasa
karna sebenar nya tak terjalin hubungan apapun antara kita
entah apa yang kau pikirkan
karna kau anggap ku hanya sebatas teman

sekian lama kita bersama
apa kau tak pernah merasa
apa kau tak melihat gerik yang ku cipta
bahwasanya aku suka
aku cinta padamu

tapi kau tak anggap ku ada
selalu berkata hanya sebatas teman

lalu dengan lapang kau bercerita
tentang si dia
orang yang kau cinta
padaku kau bersenada
betapa ingin kau mendapatkan nya

setelah kau bahagia bersama dengan nya
kau lupa
padaku yang selalu ada untukmu di kala suka maupun duka

setelah dia bohongi dia pun pergi
setelah kau di khianati kau kembali
padaku untuk di kasihani
meminta untuk di temani

tapi aku enggan
aku tak ingin lagi
menjadi pelampiasan mu semata
karna ini bukan untuk kali yang pertama
dan berulang kali kau berbuat hal yang sama

Thursday, August 9, 2012

Ketika Dosa Sedalam Samudera

Posted by with No comments
Pernahkah kita menghitung dosa yang
kita lakukan dalam satu hari, satu
minggu, satu bulan, satu tahun bahkan
sepanjang usia kita ?
Andaikan saja kita bersedia
menyediakan satu kotak kosong, lalu
kita masukkan semua dosa-dosa yang
kita lakukan, kira-kira apa yang terjadi ?
Saya menduga kuat bahwa kotak
tersebut sudah tak berbentuk kotak
lagi, karena tak mampu menaham
muatan dosa kita.
Bukankah shalat kita masih "bolong-
bolong" ? Bukankah pernah kita tahan
hak orang miskin yang ada di harta
kita ? Bukankah pernah kita kobarkan
rasa dengki dan permusuhan kepada
sesama muslim ? Bukankah kita
pernah melepitkan selembar amplop
agar urusan kita lancar ? Bukankah
pernah kita terima uang tak jelas
statusnya sehingga pendapatan kita
berlipat ganda ? Bukankah kita tak mau
menolong saudara kita yg dalam
kesulitan walaupun kita sanggup
menolongnya ?
Daftar ini akan menjadi sangat
panjang ...
Lalu, apa yang harus kita lakukan ?
Allah berfirman dalam Surat az-Zumar
[39]: 53
"Katakanlah: "Hai hamba-hambaKu
yang melampaui batas terhadap diri
mereka sendiri, janganlah kamu
berputus asa dari rahmat Allah.
Sesungguhnya Allah mengampuni
dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya
Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi
Maha Penyayang."
Indah benar ayat ini, Allah menyapa
kita dengan panggilan yang bernada
teguran, namun tidak diikuti dengan
kalimat yang berbau murka. Justru
Allah mengingatkan kita untuk tidak
berputus asa dari rahmat Allah. Allah
pun menjanjikan untuk mengampuni
dosa-dosa kita.
Karena itu, kosongkanlah lagi kotak
yang telah penuh tadi dengan taubat
pada-Nya.Kita kembalikan kotak itu
seperti keadaan semula, kita
kembalikan jiwa kita ke pada jiwa yang
fitri dan suci.
Jika anda mempunyai onta yang
lengkap dengan segala perabotannya,
lalu tiba-tiba onta itu hilang. Bukankah
anda sedih ? Bagaimana kalau tiba-tiba
onta itu datang kembali berjalan
menuju anda lengkap dengan segala
perbekalannya ? Bukankah Anda akan
bahagia ? "Ketahuilah," kata Rasul,
"Allah akan lebih senang lagi melihat
hamba-Nya yang berlumuran dosa
berjalan kembali menuju-Nya!"
Allah berfirman: "Dan kembalilah kamu
kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah
kepada-Nya sebelum datang azab
kepadamu kemudian kamu tidak dapat
ditolong (lagi)." (QS 39:54)
Seperti onta yang sesat jalan dan
mungkin telah tenggelam di dasar
samudera, mengapa kita tak berjalan
kembali menuju Allah dan menangis di
"kaki kebesaran-Nya" mengakui
kesalahan kita dan memohon
ampunNya…
Wahai Tuhan Yang Kasih Sayang-Nya
lebih besar dari murka-Nya, Ampuni
kami Ya Allah!
Semoga Allah mengampuni dosa-dosa
kita semua, Aamiin ....
Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat ...
~ o ~
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil
Hikmah-Nya ....
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE, dan
Silahkan juga untuk men-TaG Sendiri''
atau Saling Bantu membantu NgEtaG ..
jika menurut sahabat note ini
bermanfaat ....

Sunday, March 25, 2012

Cowok yang aku sukai memilih sahabatku

Posted by with No comments
Sebut saja namaku HANA. Aku seorang siswi yang masih duduk di bangku SMA
Cerita ini untuk sesorang yang telah menghianatiku.
Pagi itu aku terbangun ketika matahari telah diujung tanduk.
Padahal pagi ini hari senin, saatnya aku mengikuti upacara bendera .
Aku tak sempat sarapan, kemudian bergegas menuju sekolah.

Matahari begitu terik, seakan panas menyengat bagai lebah menyerang punggung.
huft.... keringat pun mengucur. Hingga suatu ketika pandangan dingin telah menyejukkan mataku.
Seorang cowok yang tak lain adalah teman dari sahabatku sebut saja DANU. Ada apa gerangan hingga tak henti - hentinya dia menatap kearahku. Ada yang salah kah dengan diriku ini, tanyaku dalam hati.

Usai upacara bendera, aku dan sahabatku CICI teman danu, mengajak aku kekantin. Disana kami memesan segelas es teh manis untuk sekedar melegakan dahaga setelah terbakar hebat di lapangan. Tak kusangka persediaan es ibu kantin habis, diborong sama anak - anak yang kehausan. ahhh.... seperti gurun rasanya kerongkongan ini. kering sudah.

Ketika aku berbalik hendak menuju kelas, aku kaget karena di depanku tiba - tiba danu menyodorkan gelas yang berisi es. Gelas itu tersenggol tangaku hingga terjatuh. Sejak saat itu aku dan danu menjadi dekat, kami sering mengerjakan PR bersama dan jalan - jalan. Bahkan tiap malam minggu danu tak pernah absen datang kerumah. Getar cinta semakin kuat kurasakan. Jujur aku jatuh cinta dengan danu. Tapi aku tak sanggup mengatakannya. Cici yang menjadi tempat curhatku pun tak tahu aku harus bagaimana.

Hingga hari ini, dimana danu memintaku untuk menemuinya di belakang kelas setelah pulang sekolah. Aku berharap hari ini adalah hari istimewa, hari dimana danu mengungkapkan perasaannya kepadaku.
Bel tanda selesai pelajaran terakhir telah berbunyi. Rasanya ingin segera menghampiri danu. Berdebar - debar ketika aku berjalan menuju belakang kelas. Ketika tiba, aku melihat ada cici sahabatku disana. Ada apa gerangan....
Ketika aku hampiri mereka, airmata cici perlahan mulai turun,.. Aku mulai tak mengerti dengan keadaan ini. Aku bertanya kepada cici... "Ada apa ini?" cici hanya menjawab "maaf". Semakin rasa penasaran ini meledak-ledak di kepala. "Danu, ada apa dan?" tanyaku kepada danu. danu menjawab "Hana, aku tau kamu suka padaku, aku sering dengar cerita dari cici. tapi maaf, bukan maksud aku menyakitimu, tapi sejak dulu aku suka cici sahabatmu"......Aku hanya bisa tertunduk lesu di sudut lorong beruraikan airmata dalam pelukan cici. cici yang selama ini aku percaya, cici yang selama ini mendukungku untuk danu, tak kusangka berbalik menyakiti perasaanku. danu yang selama ini dekat denganku hanyalah memanfaatkanku saja untuk mendekati cici. Sekejam itukah, setega itukah..... T_T by:CintaLovest