Saturday, December 8, 2012

Aku Ingin Melihat Dia Senyum

Saat purnama menghilang di ujung fajar menjelang,
malam tergantikan oleh pagi.
Sejuknya tetesan embun membuatku terbangun dari tidur lelap.
Aku tersadar dari mimpi-mimpi indah,
yang menyelimuti diri ini sepanjang malam.

Aku tertuduk dan diam,
serasa bertanya dalam hati,
apakah mimpiku ini,
kenapa aku selalu memimpikan dia si Sang Keriting,
apa arti semua ini, dalam mimpi dia seakan menangisi sesuatu.

Mimpi itu menjadi kenyataan,
ya Allah jangan biarkan dia larut dalam tangis,
karena aku tak sanggup melihat dirinya merintih tak mengenal waktu,
kabulkanlah kerinduannya itu.

Setetes embun yg keluar dari sudut matanya,
menggores hatiku,
karena kita saudara,
sebagai manusia.

Jagalah dia selalu,
Aku titipkan kepada-MU Ya Sang Khalik,
Aku hanya ingin melihat senyum di bibirnya,
Dan tak ingin melihat air mata yg keluar dari matanya,

0 komentar:

Post a Comment