Showing posts with label Puisi Cinta. Show all posts
Showing posts with label Puisi Cinta. Show all posts

Tuesday, September 6, 2016

Dalam Diam

Posted by with No comments
Aku tak perlu merayu
Aku tak perlu mengaku
Aku tak perlu berkata
Rasa di hati begitu dalam

Kau tak perlu tahu
Kau tak perlu tanya
Kau tak perlu bicara
Rasakan dalam jiwamu
Pesanku pada relung hatimu

Jangan ungkapkan
Jangan ucapkan
Jangan gambarkan
Balas dengan rasamu

Sampaikan itu pada hatiku
Sampaukan itu pada jiwaku
Sampaikan pada Tuhan
Kita akan bersama
Kita akan menjadi sepasang
Kita akan bahagia

Sunday, September 4, 2016

Sendiri

Posted by with No comments
Lantunan merdu suara alam
Kicauan indah sang  burung
Terangnya sang surya
Lembutnya desau angin

Membangunkan hati yang terpuruk
Memapah rasa yang mulai lemah
Menyadarkan jiwa
Akan adanya bahagia

Kucoba tersenyum
Berusaha jadi lebih indah
Ku kepakkan semangatku
Ku ayunkan keberanianku
Kan ku tapaki jalan hidup

Sendiri ku lalui ini
Menyadarkan artinya hadirmu
Ku kan menunggumu
Datanglah dan bahagiakan ku

Saturday, September 3, 2016

Rasa Ini

Posted by with No comments
Memandang serpihan rasa yang tercecer
Ingin ku rangkai kembali
Namun ku tak berdaya
Mengingat ucapanmu
Membuatku tak ingin lagi
Tak mau merasakan seperti dulu

Biarlah semua berlalu
Kan ku pendam dalam
Ku tabur rasa yang lain
Pada orang lain
Yang mampu membuatku tersenyum
Melupakan semua bayangmu
Menjalin rangkaian rasa indah
Rasa yang tulus
Rasa yang kuat
Rasa yang bertahan walau badai menerjang

Kucukupkan segala bayangmu
Kupendam semua rasa untukmu
Kurelakan kau pergi
Jangan pernah kau datang lagi
Sudah tak ada ruang untukmu
Pergilah
Biarkan ku dengan yang lain

Wednesday, January 22, 2014

Harapan dari doaku

Posted by with No comments

Kami mohon ubahlah kesedihan siapapun yang
membaca doa ini menjadi kebahagiaan.
Dan ubahlah setiap air mata yang mengalir dipipi
menjadi karuniaMu dalam hidup kami.
Jadikanlah airmata-airmata yang mengalir ini,
menjadi butiran mutiara kehidupan baginya.
Didunia ini dan akhir nanti,...
Ya Allah, ditengah badai kehidupan datang
menghempas, hilangkanlah segala deritanya,
Bangkitkan semangat untuk terus berjuang bagi
orang yang kelelahan,
Kucurkanlah mata air rahmat sebagai pelepas
dahaga,
Berikanlah semangat hidup bagi orang yang
berputus asa,
Ya Allah jangan biarkan hati- hati yang
berputus asa tenggelam dalam keputusasaannya.
Jadikanlah apapun yang dihadapinya sebagai
penuntun untuk lebih dekat dengan MU, sebagai
jalan untuk masa depan yang lebih baik, lebih
indah dan lebih membahagiakan. .

Doaku Pagi Ini

Posted by with 1 comment

Ya Allah, bila pagi ini ada hati yang tersimpan
benci ubahlah menjadi kasih sayang.
Bila hati kami kotor, sucikanlah. Bila hati
terluka perih, sembuhkanlah....
Kami mohon ubahlah kesedihan siapapun yang
membaca doa ini menjadi kebahagiaan.
Dan ubahlah setiap air mata yang mengalir dipipi
menjadi karuniaMu dalam hidup kami.
Jadikanlah airmata-airmata yang mengalir ini,
menjadi butiran mutiara kehidupan baginya.
Didunia ini dan akhir nanti,...
Ya Allah, ditengah badai kehidupan datang
menghempas, hilangkanlah segala deritanya,
Bangkitkan semangat untuk terus berjuang bagi
orang yang kelelahan,
Kucurkanlah mata air rahmat sebagai pelepas
dahaga,
Berikanlah semangat hidup bagi orang yang
berputus asa,
Ya Allah jangan biarkan hati- hati yang
berputus asa tenggelam dalam keputusasaannya.
Jadikanlah apapun yang dihadapinya sebagai
penuntun untuk lebih dekat dengan MU, sebagai
jalan untuk masa depan yang lebih baik, lebih
indah dan lebih membahagiakan. .
Yaa Allah, Berilah kami pemahaman bahwa
sesungguhnya memberi maaf adalah jalan untuk
mendekatkan diri kepadaMU & berilah petunjuk
pada hati kami agar mudah bagi kami untuk
memberi maaf pada orang yang salah pada kami.
Ya Allah, Ampunilah dosa-dosa kami dan jauhilah
kami dari kesalahan karena sesungguhnya tidak
ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali
Engkau.
Aamiin Ya Allah..aamiin Ya Rabbal alamiin

Friday, November 22, 2013

Gerilya

Posted by with No comments
Tubuh biru tatapan mata biru lelaki berguling di jalan
Angin tergantung
 
terkecap pahitnya tembakau bendungan keluh dan bencana
Tubuh biru tatapan mata biru lelaki berguling dijalan
Dengan tujuh lubang pelor diketuk gerbang langit dan menyala mentari muda melepas kesumatnya
Gadis berjalan di subuh merah dengan sayur-mayur di punggung melihatnya pertama
Ia beri jeritan manis dan duka daun wortel
Tubuh biru tatapan mata biru lelaki berguling dijalan
Orang-orang kampung mengenalnya anak janda berambut ombak ditimba air bergantang-gantang disiram atas tubuhnya
Tubuh biru tatapan mata biru lelaki berguling dijalan
Lewat gardu Belanda dengan berani berlindung warna malam sendiri masuk kota ingin ikut ngubur ibunya
Siasat Th IX, No. 42 1955

Ws Rendra

Aku Tulis Pamplet Ini

Posted by with No comments
Aku tulis pamplet ini karena lembaga pendapat umum ditutupi jaring labah-labah Orang-orang bicara dalam kasak-kusuk, dan ungkapan diri ditekan menjadi peng – iya – an Apa yang terpegang hari ini bisa luput besok pagi Ketidakpastian merajalela. Di luar kekuasaan kehidupan menjadi teka-teki menjadi marabahaya menjadi isi kebon binatang
Apabila kritik hanya boleh lewat saluran resmi, maka hidup akan menjadi sayur tanpa garam Lembaga pendapat umum tidak mengandung pertanyaan. Tidak mengandung perdebatan Dan akhirnya menjadi monopoli kekuasaan
Aku tulis pamplet ini karena pamplet bukan tabu bagi penyair Aku inginkan merpati pos. Aku ingin memainkan bendera-bendera semaphore di tanganku Aku ingin membuat isyarat asap kaum Indian.
Aku tidak melihat alasan kenapa harus diam tertekan dan termangu. Aku ingin secara wajar kita bertukar kabar. Duduk berdebat menyatakan setuju dan tidak setuju.
Kenapa ketakutan menjadi tabir pikiran ? Kekhawatiran telah mencemarkan kehidupan. Ketegangan telah mengganti pergaulan pikiran yang merdeka.
Matahari menyinari airmata yang berderai menjadi api. Rembulan memberi mimpi pada dendam. Gelombang angin menyingkapkan keluh kesah
yang teronggok bagai sampah
 
Kegamangan. Kecurigaan. Ketakutan. Kelesuan.
Aku tulis pamplet ini karena kawan dan lawan adalah saudara Di dalam alam masih ada cahaya. Matahari yang tenggelam diganti rembulan. Lalu besok pagi pasti terbit kembali. Dan di dalam air lumpur kehidupan, aku melihat bagai terkaca : ternyata kita, toh, manusia !
Pejambon Jakarta 27 April 1978 Potret Pembangunan dalam Puisi  

Perempuan yang Tergusur

Posted by with No comments
 Hujan lebat turun di hulu subuh disertai angin gemuruh yang menerbangkan mimpi yang lalu tersangkut di ranting pohon
 
Aku terjaga dan termangu menatap rak buku-buku mendengar hujan menghajar dinding rumah kayuku. Tiba-tiba pikiran mengganti mimpi dan lalu terbayanglah wajahmu, wahai perempupan yang tergusur!
Tanpa pilihan ibumu mati ketika kamu bayi dan kamu tak pernah tahu siapa ayahmu. Kamu diasuh nenekmu yang miskin di desa. Umur enam belas kamu dibawa ke kota oleh sopir taxi yang mengawinimu. Karena suka berjudi ia menambah penghasilan sebagai germo.
Ia paksa kamu jadi primadona pelacurnya. Bila kamu ragu dan murung, lalu kurang setoran kamu berikan, ia memukul kamu babak belur. Tapi kemudian ia mati ditembak tentara ketika ikut demontrasi politik sebagai demonstran bayaran.
Sebagai janda yang pelacur kamu tinggal di gubuk tepi kali dibatas kota Gubernur dan para anggota DPRD menggolongkanmu sebagai tikus got yang mengganggu peradaban. Di dalam hukum positif tempatmu tidak ada. Jadi kamu digusur.
Didalam hujuan lebat pagi ini apakah kamu lagi berjalan tanpa tujuan sambhil memeluk kantong plastik yang berisi sisa hartamu? Ataukah berteduh di bawah jembatan?
Impian dan usaha bagai tata rias yang luntur oleh hujan
 
mengotori wajahmu. kamu tidak merdeka. Kamu adalah korban tenung keadaan. Keadilan terletak diseberang highway yang bebahaya yang tak mungkin kamu seberangi.
Aku tak tahu cara seketika untuk membelamu. Tetapi aku memihak kepadamu. Dengan sajak ini bolehkan aku menyusut keringat dingin di jidatmu?
O,cendawan peradaban! O, teka-teki keadilan!
Waktu berjalan satu arah saja. Tetapi ia bukan garis lurus. Ia penuh kelokan yang mengejutkan, gunung dan jurang yang mengecilkan hati, Setiap kali kamu lewati kelokan yang berbahaya puncak penderitaan yang menyakitkan hati, atau tiba di dasar jurang yang berlimbah lelah, selalu kamu dapati kedudukan yang tak berubah, ialah kedudukan kaum terhina.
Tapi aku kagum pada daya tahanmu, pada caramu menikmati setiap kesempatan, pada kemampuanmu berdamai dengan dunia, pada kemampuanmu berdamai dengan diri sendiri, dan caramu merawat selimut dengan hati-hati.
Ternyata di gurun pasir kehidupan yang penuh bencana semak yang berduri bisa juga berbunga. Menyaksikan kamu tertawa karena melihat ada kelucuan di dalam ironi, diam-diam aku memuja kamu di hati ini.
Cipayung Jaya 3 Desember 2003 Rendra  

Monday, November 11, 2013

MAKNA SEBUAH TITIPAN

Posted by with No comments
Sering kali aku berkata,
ketika orang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Nya,
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,
tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya,
mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah kusebut itu sebagai ujian,
kusebut itu sebagai petaka,
  
kusebut dengan panggilan apa saja
untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta, ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak rumah, lebih banyak popularitas, dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
Seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku.
Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika :
aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan
Nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih.
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku", dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku, Gusti, padahal tiap hari kuucapkan,
hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah... "
ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"   

~Ws Rendra~

Rumpun Alang-alang

Posted by with No comments
Engkaulah perempuan terkasih,
yang sejenak kulupakan, sayang
Kerna dalam sepi yang jahat
tumbuh alang-alang di hatiku yang malang
Di hatiku alang-alang menancapkan akar-akarnya yang gatal
Serumpun alang-alang gelap, lembut dan nakal 
Gelap dan bergoyang ia dan ia pun berbunga dosa
Engkau tetap yang punya
tapi alang-alang tumbuh di dada
~Ws Rendra~

Friday, November 8, 2013

Adalah hati manusia

Posted by with No comments

Adalah hati manusia yang tak mampu mengerti hati orang lain.
Yaitu hati yang membatu dan tak mau memahami dan peduli.
Memahami setiap apa yang kita harapkan, memahami sedikit apa yang kita mau.
Peduli dari apa yang kita keluhkan, dan peduli tentang apa yang kita rasakan.
Aku butuh perhatian, butuh ketentraman hati.
Tolong beri aku senyuman, berikan sebuah kepastian tentang kesedihan ini.
Apabila tak ada lagi yang bisa aku genggam tolong bantu aku menahan derita ini.
Tolong berikan aku bentuk sebuah keseriusan.
Bacalah hari ini ketika aku berjalan sendiri.
Ejalah malam ini ketika aku berdoa dalam sujud.

Monday, February 4, 2013

Saat Cinta Mengering

Posted by with No comments

Saat yang tak pernah hilang dalam angan.
Dimana aku tak pernah berhenti untuk berfikir.
Bagaimana menjalani hidup ini tanpa cinta.
Ketika diantara gelisah aku hanya bisa terdiam,.
Hanya bisa merasakan dingin dan sepi.

Tak seperti makhluk lain yang tersenyum simpul ketika bahagia.
tak seperti pasangan yang memadu kasih diantara hening.
Dan aku hanya bisa berdiri sendiri dalam kesepian.
Menanti hujan turun diantara mendung hitam.
Ditepian sungai kering tak beraliran.

Kapan kemarau ini berakhir,
dahaga ini kian merongrong lubuk dan nadi
sehingga membuatku seperti bongkahan yang rapuh.
Menunggu hujan turun di musim kemarau.

Tersimpuhku perih meratapi masa lalu
Hanya diri sendiri, yg tak mungkin ditemani sosok yang aku idamkan selama ini.
Menunggu adalah hal yang hanya bisa ku lakukan saat ini.
Engkau telah pergi jauh entah kemana.
Meninggalkan aku yang hanya bisa mencintaimu.
Tak tahukah engkau?

Tuesday, December 25, 2012

Ibu Usiaku Kini 17 Tahun

Posted by with No comments

Sembilan bulan sudah kau mengandung ku, kau pertaruhkan
nyawa mu demi aku, rasa sakit kau tahan demi aku anak mu,
darah yang keluar seakan menjadi saksi betapa besar
pengorbananmu,
Kau timang diriku ketika ku kecil, kau nanyikan sebuah lagu
ketika ku ingin tidur, kau tak pernah marah ketika ku
menangis tengah malam, kau selalu menyusui ku setiap ku
menangis,
17 tahun sudah kau merawatku, belasan tahun kau selalu
memberikan kasih sayang mu, belasan tahun sudah kau
mengajarkan ku, Maafkan anakmu jika selalu membantah
semua perintah mu,
Ibu kau selau memberiku nasehat, kau selalu ajarakan aku
arti kehidupan, kau selalu memberikanku semangat,
Ibu. kau adalah pelitah hidupku ini, kau adalah tiang hidup
ku ini, kau adalah pahlawan untuku,
Jasa mu tak takan pernah ku lupa, pengorbanan mu akan
selalu ku ingat, terimakasih ibu telah memberiku kasih
sayang, kau wanita yang akan selalu ku sayang selamanya

Bagai bunga mawar berduri

Posted by with No comments


Saat kau hadir
Kau slalu memberi kekuatan
untuk ku
yang membuatku tegar,
setegar batu karang

Tapi setelah kau pergi
Kau tancapkan luka yang
teramat dalam di hatiku

Bagai bunga mawar yang
terlihat elok
Namun durinya sangat
menyakitkan,
bagi semua orang yang
tertusuk

Seperti cintamu yang indah
Saat kau ucapkan kata-kata
itu
Tapi begitu kau menarik
ucapanmu,
Sangat menyakitkan hati ini

Karna tanpamu aku lemah
Seolah-olah hati ini mati
karna kaulah separuh nyawa
dan jiwaku

dan karna kaulah
kekuatanku
yang kan slalu mengisi Kekosongan Hatiku.

Kehidupan Tiap Orang

Posted by with No comments
Hari ini akan berlalu
Esok akan menjadi hari ini
Hari ini akan menjadi kemaren
Kemaren tidak akan mungkin kembali!

Begitulah kehidupan
Penuh dengan kejutan
Tak terbayangkan
Gembira penuh kehangatan

Tiap orang ingin bahagia!!!
Tiap orang ingin bercinta!!!
Tiap orang ingin berkelimpahan!!!
Semuanya itu sudah lazim adanya
Tapi satu yang pasti
TUHAN memberikan yang terbaik bagimu...

Yakinkan dirimu!
Kamu tidak sendiri...TUHAN bersamamu selama hidup
Hingga lanjut usiamu
Pegang teguh kepercayaanmu
Jangan menyimpang hatimu
Walau keadaan menyesatkanmu...
Kembalilah padaNya....
Jangan menyerah!!!!

Semua Tentang Dirimu

Posted by with No comments

Kamu pernah menghidupkan harapan itu dilangkah awalku.
Dengan berapi apinya kamu bawaku kemanapun sesukamu. Memperkenalkanku pada malam malam indah ditengah kota yg dulu aku kira menakutkan.

Tidak pernah terasa begitu sulit berjalan sejauh apapun karna aku tau ada langkahmu mengitari kesepianku.

Sampai semua orang memutuskan membangun mimpi, dan menyisakan hembusan angin sejuk untuk kita renungi.

Semua tentang dan didirimu menyita waktu luangku untuk terus tersenyum. Sangat indah.

Tapi lambat laun, terang menyapa dan terik raja dunia menyengat tulang rusukku, membanjiri pikiranku.

Tidak ingin sedetikpun mauku melihatmu tertunduk berpangkukan masalalumu itu.

Tolong, panggil saja namaku dg penuh kasih. Aku ingin sekali menghidupkan nurani tentang kita.

Kembali, menikmati lampu lampu ibukota di tengah malam hingga larut pagi tanpa menyisakan kegembiraan cuma sama kamu.
**

Syair Kehidupan Alam

Posted by with No comments

Terkadang harus ada rasa sadar. terkadang juga butuh kesabaran.
Tak hanya hidup sendiri di dunia ini.
Apalah arti nafasmu bila udara ini habis.
Apalah arti dahagamu jika tak ada lagi air yang mengalir di sela-sela bebatuan.
Bisakah kalian bayangkan jika mata tak melihat satu lembarpun daun yang hijau.

Seperti apakah yang kalian inginkan.
Hidup diantara kehidupan.
Kalian tak dituntut apa-apa atas kerusakan.
Tapi kalian akan menangis karenanya.

Mendungpun memahami
butiran air mataku
redupnya menyelami semua warna hati

ia mengerti..
musim akan selalu berganti
matahari tiada terang terus lagi
menyinari ditepian sudut bumi.

Lekaslah, rubah dunia ini sebelum terlambat.
hidup kita tak banyak pilihan.

Untukmu cintaku I Miss U

Posted by with No comments
Bukan ku tak pahami
demi amanat lalui hari
korbankan rasa tuk peduli
harusnya perhatian kau miliki

Lihatlah betapa awan itu berarak
Tak sempat berhenti
Diantara tiupan angin
Kemana hembusan dia ikut

Tanpa mengelak lupa menyapa
waktu tersita ikuti sebuah karya
tiada terucap bungkamnya kata
yakinlah dijalan ini jiwa kan tertata

Ku persembahkan peluh ini
Ku korbankan jiwa ini
Tahukah kau betapa sulitnya
Sebuah nafas yang terhisap dalam paruku

Resapi makna bangun mimpi
tanpa mengenal batas ambisi
gali nalar sabda enggan berhenti
puncak terpana akankah dinikmati

Beranjak rona tak kasat mata
Begitupun sirat berkecamuk
Diantara tataran hidup
Tersenyum lugas tak mencibir

Ku tau disana ada rindu
tertunda sapa terbelenggu
sabar sayang hitunglah waktu
terlalu naif kisah kita harus berlalu

Pahala Seorang Istri yang Solehah

Posted by with No comments
Sahabat ....sungguh besar pahala yang diberikan oleh ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala kepada seorang istri yang sholehah ...
yang taat pada suami...
yang selalu menyenangkan hati suami dan melaksanakan kewajiban sebagai istri dengan sebaik-baiknya. .
"Subhanallah..
Adalah suatu keindan tatkala mendapati seorang istri yang dengan tulus ikhlas bahkan dengan penuh cinta melayani suami...
Semoga note singkat ini memotivasi kita untuk berlomba-lomba meraih gelar istri sholehah..
Aamii n ya Rabbal'alamin..
"Ganjaran untuk para istri oleh ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala.
1) sekali suami minum air yang disediakan oleh istrinya adalah lebih baik dari berpuasa setahun.
2 )makanan yg disediakan oleh Istri kepada suaminya adalah lebih baik dari istri itu mengerjakan haji dan umrah..
3 )mandi junub si istri di sebabkan jimak oleh suaminya lebih baik baginya dari pada mengorbankan 1000 ekor kambing sbg sedekah kpd fakir miskin..
4 )Apabila istri hamil dicatatkan sebagai seorang yg syahid..
5)Ababila khidmat kepada suami di catatkan sebagai zihad..
6 ) pemeliharaan yg baik terhadap anak" adalah menjadi benteng neraka..
7)pandangan yang baik dan harmonis kepada suami adalah tasbih.(zikir). .
8)Tidak akan putus ganjaran dari ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala kepada seorang istri yang siang dan malamnya mengembIrakan suami..
9)Apabila si istri meninggal dalam keadaan suami ridho padanya niscaya dia masuk surga (HR Tirmidzi)
10)seorang wanita apabila mengerjakan sholat fardu,berpuasa dibulan ramadhan,menjaga kehormatan dirinya,taat pada suaminya maka berhaklah ia masuk surga dari pintu manapun yg ia suka.
Renungkan...!!
Sebaik-baik wanita adalah yg melahirkan anak yang memelihara kehormatanya,yang mulia pada kacamata keluarganya,yang menghormati suaminya,yang menghiaskan diri hanya untuk suaminya...
memelihara diri dari pada pandangan orang lain,yang mendengarkan kata"suaminya.. ..
dia memberikan apa yg diperlukan suaminya....
tidakpula menolak ajakan suami...
tidak merendahkan atau menghina suaminya kepada orang lain.
(HR.Annas Bin Malik)
Salam santun salam ukhuwah fillah...
Sumber: "Mutiara Air Mata Muslimah"













Ilusi Cinta

Posted by with No comments

Bersama Angin pagi yang menyapa Jemari...
Di untaian kidung embun rindu yang bertaburan dalam pandang.
Aku titipkan benih pada Hatimu...
Diantara tumpukan-tumpukan kenangan masa lalu yang tak lekang oleh waktu.
Disanalah kita menebar benih Merah..
Yang mana bila tumbuh akan menjadi Bunga yang menemani kala duka...
Mengharumkan kala nafas tersesak.
Memberik kebahagiaan kala tangis menyerang.

Ku sandarkan segudang Nanar pada pelupuk Mata..
Menggantung beban bak bandul di pelupuk.
Tataplah aku sejenak !!
Sebab pagi ini mulai menampar Hati..
Di Langit Biru aku melukis Cinta Jingga..
Lalu ku hias dengan warna Emas diatas Langit Kamarmu..
Burung-burung yang dulu berkicauanpun tak lagi merdu...
Balutlah luka ku.. !
Karena hanya kamu yang aku rindu.....