Tuesday, December 25, 2012

Syair Kehidupan Alam


Terkadang harus ada rasa sadar. terkadang juga butuh kesabaran.
Tak hanya hidup sendiri di dunia ini.
Apalah arti nafasmu bila udara ini habis.
Apalah arti dahagamu jika tak ada lagi air yang mengalir di sela-sela bebatuan.
Bisakah kalian bayangkan jika mata tak melihat satu lembarpun daun yang hijau.

Seperti apakah yang kalian inginkan.
Hidup diantara kehidupan.
Kalian tak dituntut apa-apa atas kerusakan.
Tapi kalian akan menangis karenanya.

Mendungpun memahami
butiran air mataku
redupnya menyelami semua warna hati

ia mengerti..
musim akan selalu berganti
matahari tiada terang terus lagi
menyinari ditepian sudut bumi.

Lekaslah, rubah dunia ini sebelum terlambat.
hidup kita tak banyak pilihan.

0 komentar:

Post a Comment