Thursday, August 9, 2012

Ketika Dosa Sedalam Samudera

Pernahkah kita menghitung dosa yang
kita lakukan dalam satu hari, satu
minggu, satu bulan, satu tahun bahkan
sepanjang usia kita ?
Andaikan saja kita bersedia
menyediakan satu kotak kosong, lalu
kita masukkan semua dosa-dosa yang
kita lakukan, kira-kira apa yang terjadi ?
Saya menduga kuat bahwa kotak
tersebut sudah tak berbentuk kotak
lagi, karena tak mampu menaham
muatan dosa kita.
Bukankah shalat kita masih "bolong-
bolong" ? Bukankah pernah kita tahan
hak orang miskin yang ada di harta
kita ? Bukankah pernah kita kobarkan
rasa dengki dan permusuhan kepada
sesama muslim ? Bukankah kita
pernah melepitkan selembar amplop
agar urusan kita lancar ? Bukankah
pernah kita terima uang tak jelas
statusnya sehingga pendapatan kita
berlipat ganda ? Bukankah kita tak mau
menolong saudara kita yg dalam
kesulitan walaupun kita sanggup
menolongnya ?
Daftar ini akan menjadi sangat
panjang ...
Lalu, apa yang harus kita lakukan ?
Allah berfirman dalam Surat az-Zumar
[39]: 53
"Katakanlah: "Hai hamba-hambaKu
yang melampaui batas terhadap diri
mereka sendiri, janganlah kamu
berputus asa dari rahmat Allah.
Sesungguhnya Allah mengampuni
dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya
Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi
Maha Penyayang."
Indah benar ayat ini, Allah menyapa
kita dengan panggilan yang bernada
teguran, namun tidak diikuti dengan
kalimat yang berbau murka. Justru
Allah mengingatkan kita untuk tidak
berputus asa dari rahmat Allah. Allah
pun menjanjikan untuk mengampuni
dosa-dosa kita.
Karena itu, kosongkanlah lagi kotak
yang telah penuh tadi dengan taubat
pada-Nya.Kita kembalikan kotak itu
seperti keadaan semula, kita
kembalikan jiwa kita ke pada jiwa yang
fitri dan suci.
Jika anda mempunyai onta yang
lengkap dengan segala perabotannya,
lalu tiba-tiba onta itu hilang. Bukankah
anda sedih ? Bagaimana kalau tiba-tiba
onta itu datang kembali berjalan
menuju anda lengkap dengan segala
perbekalannya ? Bukankah Anda akan
bahagia ? "Ketahuilah," kata Rasul,
"Allah akan lebih senang lagi melihat
hamba-Nya yang berlumuran dosa
berjalan kembali menuju-Nya!"
Allah berfirman: "Dan kembalilah kamu
kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah
kepada-Nya sebelum datang azab
kepadamu kemudian kamu tidak dapat
ditolong (lagi)." (QS 39:54)
Seperti onta yang sesat jalan dan
mungkin telah tenggelam di dasar
samudera, mengapa kita tak berjalan
kembali menuju Allah dan menangis di
"kaki kebesaran-Nya" mengakui
kesalahan kita dan memohon
ampunNya…
Wahai Tuhan Yang Kasih Sayang-Nya
lebih besar dari murka-Nya, Ampuni
kami Ya Allah!
Semoga Allah mengampuni dosa-dosa
kita semua, Aamiin ....
Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat ...
~ o ~
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil
Hikmah-Nya ....
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE, dan
Silahkan juga untuk men-TaG Sendiri''
atau Saling Bantu membantu NgEtaG ..
jika menurut sahabat note ini
bermanfaat ....

0 komentar:

Post a Comment