Monday, December 3, 2012

Mengenang Ummi


Di hempasan malam yang kian larut..
Terdengar isakan tangisan seorang bayi memecah alam sunyi ini..
Nyaringnya suara seakan merobek jantung pertahanan yang terlelap..
Terpangku mengenang seuntai tangisan yang buat ku tersadar dengan apa yang telah singgah di telingaku..
dengan tenang terdangar suara merdu mendayu bernyanyi untak melerai tangisan sang bayi..
Oh..
Sungguh indah hiasan malam ini kurasakan..
Nyanyian itu..
Ya..
Nyanyian itu adalah kenanganku ketika ku masih kecil..
Ummi..
Alangkah besar perjuanganmu, merawat dan mengasuhku hingga aku besar dan menjadi manusia seutuhnya..
tapi..
aku belum bisa membalas apa yang telah kau beri kepadaku ibu..
Hanya untaian bhasa ini yang bisa kupersilakan kepadaamu dan ungkapan terimakasihku untaikan kepadaamu..
aku memang tak layak untak di besarkan..
tapi..
Inilah aku ummi yang tlah kau jadikan besar dan yang dulu kau rawat sdari kecil..
Ya allah..
Berikanlah yang trbaik buat ummiku tuntunlah ia slalu di jlnmu..
dan berilah ia ketenangan yang pasti..
Ummi..
Inilah aku anakmu yang hanya bisa menangis dan meratap untak ampunan dosa2ku kepadaamu dan dosa2 yang tlah ku lakukan..
Ummi..
Terimakasihku ucapkan..
Krna kau tlah meridhoi setiap langkah terbaikku dan melarang stiap langkah burukku..
I LOVE UMMI

0 komentar:

Post a Comment