Monday, December 3, 2012

Cahaya Kemilau Cinta

Tetesan rembulan yg kelam..
Raut cahyamu susah tuk ku lihat malam ini..
Wahai bulan malam yg kelam..
Apakah hati ini bisa kau rasa dengan inginku yg slalu melihat cahayamu berkemilau di langit yg luas..

Dengan semerbak bintang hiasi pesonamu yg megah..
Wahai bulan malam yang kelam..
Kenapa hari ini kau begitu muram..
Kau tahu hatiku sangat gelisah dengan rautmu malam ini..
Kemana cahayamu yang selalu menemani malam indahku..
Kemana bintang-bintang yang selalu menemani saat imajinasiku mati..
Apakah kau sudah mulai bosan untuk menanti dan mendengar luapan hati yang slalu mengadu..??
Huh..

Wahai bulan malamku..
andai kau bsa mendengar jeritan hatiku yg saat ini ku rasa,
pasti kau akan melehkan cahayamu untukku..
Tapi sayang kau tak bisa mengerti dengan itu smua..
Maafkan aku yang hanya bisa menikmati terangmu dan menikmati indah pancaran kemilaumu..
Aku tahu kau akan setia menemani malam sunyiku..
Tapi aku tidak bisa untuk memiliki dan membawamu pulang bersamaku..
Karena aku tahu langit sangat lebih membutuhkanmu dari padaku..
Walau aku tahu kau sangat ingin selalu memberi cahayamu untukku..
Tapi aku tak sanggup melihat langit slalu bermuram durza karnaku..

Ah.. Sudahlah..
Mungkin aku terlalu jauh untuk menggapaimu..
Tapi inilah aku..
walaupun kau brsama langit itu
aku akan slalu setia untuk melihat kebersamaanmu yang begitu menyatu..
Langit itu mmpunyai banyak kekaya'an..
Sedangkan aku tidak mempunyai apa-apa,
cuma kata dan perjuangan hidup yang ku punya..
Inilah keiklasan cinta yg pernahku miliki untuk seseorang yang ku sayangi..
Mudah-mudahan kau bisa memahami coretan hatiku ini..

0 komentar:

Post a Comment