Tuesday, December 25, 2012

Dipaksa Untuk Mengerti


Aku pulang berpayungkan rindu. Berteduh dibawah bayangan tentang kita.
Langitpun seakan mengerti alur drama ini.

Perlahan angin bisikkan kesedihan dengan liar.
Menularkan ingatan ingatan ketika ada kamu disini.

Disekelilingku, dunia berjalan pelan dan terasa mati. Mundur mengulang apa yg dulu terjadi.
Dihadapanku kini ada aku dan kamu berpeluk lirih sebelum pergi mengusaikan kisah.

Betapa saat itu aku dipaksa untuk mengerti. Luka itu ada, cinta itu ada meski seorang diri.

Disini kini aku berdiri. Diatas pemakaman cinta kita.
Dengan tak lagi ada airmata. Karna mungkin memang tlah habis tak bersisa untuk dinikmati.

Kamu selesaikan bahagiamu dengannya. Dan aku berharap tak mati menunggu .. mu ***

0 komentar:

Post a Comment